بسم الله الرحمن الرحيم

Sekedar Tafakur

Suatu saat saya berfikir mengapa bola lampu di dalam ruang tamu saya dapat berpijar.

Terlintaslah di benak saya bahwa bola lampu itu dapat bersinar karena adanya arus listrik.

ternyata arus listrik saja belum cukup untuk membuat bola lampu itu bersinar.

Bagaimana mungkin arus listrik dapat sampai ke dalam rumah saya sementara sumbernya berada nun jauh sana di pembangkit tenaga listrik.

Singkat cerita maka ditariklah kabel listrik yang terbuat dari bahan konduktor yang dapat menghantarkan listrik, begitu terus memanjang hingga sampai ke rumah saya sehingga arus listrik dapat sampai.

Baca Selengkapnya di sini

17 April 2009 - Posted by | Artikel sufi

1 Komentar »

  1. Makasih ya atas artikelnya dalem banget…., jadi nambah wawasan deh…. Oya teman-teman, saya mengajak Anda untuk ikut reseller pelatihan khusyu’ hati di Khusyu Hati Centre (KHC) Bekasi. Lama pelatihan 2 jam, dapat konsumsi dan modul. Biaya pelatihan Rp 200,000/orang. Bagi Anda yang jadi sponsor disamping mendapat pelatihan gratis juga akan mendapat cash back 10 %. Bawalah saudara-saudara kita sebanyak-banyaknya agar kita semua dapat memenuhi undangan Allah :

    Kapankah lagi orang-orang yang beriman itu akan khusyu hati mereka untuk mengingat Allah?. (QS.Al-Hadid :16).

    Kita juga tahu bahwa shalat dengan hati yang lalai justeru akan membuat kita mendapat celaka, na’udzu billaah

    Celakalah bagi orang-orang yang shalat yaitu orang- orang yang dalam shalat mereka lalai hati (dari mengingat Allah). (QS.Al-Ma’un : 4-5)

    Semakin Anda menyadari keagungan arti keimanan, semakin cepat Anda mendaptarkan diri ke Khusyu Hati Centre. Hub : 0865 7368 179

    Metode pelatihan yang kami berikan adalah metode warisan dari Rasulullah. Berikut ini jalur riwayat bagaimana metode ini sampai kepada kami :

    Dari Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam diajarkan kepada Ali bin Abi Thalib diajarkan kepada Husain bin Ali bin Abi Thalib diajarkan kepada Ali Zainal Abidin Ali diajarkan kepada syeikh Muhammad Al-Bakir diajarkan kepada syeikh Ja’far shadiq diajarkan kepada syeikh Musa Al-kazhim diajarkan kepada syeikh Abu Al-Hasan Ali Musa Ar-Ridha diajarkan kepada syeikh Ma’ruf Al-Karkhi diajarkan kepada syeikh Sirri Suqti kepada syeikh Abu Al-Qasim Junaidi Al-Baghdadi kepada syeikh Abu Bakri Asy-Syibli diajarkan kepada syeikh Abdul-Wahid At-Tamimi diajarkan kepada syeikh Abu Al-Firaj At-Turtusi diajarkan kepada syeikh Abu Al-Hasan Ali Al-Hakri diajarkan kepada syeikh Abu Sa’id Al-Mahzumi diajarkan kepada syeikh Abdul-Qadir Al-Jailani diajarkan kepada syeikh Muhammad Al-Hatak diajarkan kepada syeikh Syarfuddin diajarkan kepada syeikh Nuruddin diajarkan kepada syeikh Waliyuddin diajarkan kepada syeikh Hisyamuddin diajarkan kepada syeikh Abdul Muhyi diajarkan kepada syeikh Abu Bakar diajarkan kepada syeikh Abdurrahim diajarkan kepada syeikh Utsman diajarkan kepada syeikh Abdul Fattah diajarkan kepada syeikh Muhammad Muradhi diajarkan kepada syeikh Syamsuddin diajarkan kepada syeikh Ahmad Abdul Ghaffar Asy-Syambas diajarkan kepada syeikh Bukhari Al-Bakkah diajarkan kepada syeikh Abdul Karim Tanahara Al-Bantani diajarkan kepada syeikh Shalihun Benteng diajarkan kepada syeikh Abdul Khair Sibanteng diajarkan kepada syeikh Zainuddin Leuwi Sadeng Bogor diajarkan kepada Agus Abu Majnun Billah (Khusyu’ Hati Centre Bekasi).

    Komentar oleh muhammad | 8 Juni 2010 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: