بسم الله الرحمن الرحيم

Jika seorang wali meminumnya maka pikirannya akan hilang dan saat itu qalbunya terbang

Berkaitan dengan Al-Wajud (Kegairahan) Syaikh Abdul Qadir berkata “Kegairahan adalah sibuknya Ruh dengan manisnya dzikir, sibuknya jiwa dengan kelezatan kegembiraan. Juga yang dimaksud kegairahan adalah Ruh yang hanya diperuntukkan bagi Yang Terkasih dan bebas dari pengintai dan para musuh. Kegairahan adalah minuman yang diminumkan oleh المولى kepada para wali-Nya di atas mimbar kekeramatannya. Jika seorang wali meminumnya maka pikirannya akan hilang dan saat itu qalbunya terbang dengan sayap keintiman di taman القد س jatuh ke dalam lautan الهيبة (ketakutan) dan terkapar. Oleh karena itulah ketidak sadaran diri merupakan hal yang biasa bagi الواجد (orang yang telah mencapai kondisi keintiman / الوجد) .

………………………………………Baca Selengkapnya di sini.

11 Agustus 2008 - Posted by | Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: