بسم الله الرحمن الرحيم

Muhammad bin Al-Fadhal AL-Balkhi, dll

Muhammad bin Al-Fadhal AL-Balkhi

Namanya adalah Abu AbdiLlah Muhammad bin Al-Fadhal Al-Balkhi wafat pada tahun 319H/931 M berasal dari daerah Balkh sebuah daerah di Samarkand, dan beliau wafat di sana. Ia bersahabat dengan Ahmad bin Khadrawaih dan yang lainnya. Abu Utsman Al Hiri sangat cenderung kepadanya.

Diantara mutiara nasihatnya :

1. Pernah Abu Utsman Al-Hirri menulis surat kepadanya yang menanyakan, “Apakah tanda-tanda orang yang celaka ?”. ia menjawab, ‘Ada tiga hal. Pertama ia diberi ilmu tetapi tidak bisa mengamalkannya. Kedua, bisa berbuat kebaikan tetapi tidak ikhlas, ketiga suka bergaul dengan orang-orang shaleh tetapi tidak dihormati di kalangan mereka”.

2. Hilangnya Islam karena empat hal, pertama mempelajari agama tetapi tidak diamalkan. Kedua mengamalkan agama tetapi tidak didasari ilmu agama. Ketiga, tidak mau mempelajari tentang kebodohannya tentang agama. Keempat, tidak mendukung pendidikan agama.

3. Senang sekali orang yang dapat mengarungi padang sahara sehingga ia dapat sampai di BaituLlah dan dapat melihat sejarah-sejarah kenabian. Maka putusakan hubungan jiwamu dengan hawa nafsumu sehingga kamu dapat sampai di hatimu dan dapat melihat tanda-tanda kebesaran Tuhan Azza wa Jalla.

4. Jika kamu melihat seorang murid memperbanyak masalah dunianya maka hal itu adalah tanda kemundurannya.

5. Pernah ditanyakan tentang Zuhud maka dijawabnya, “Memandang dunia dengan mata yang tidak pernah puas, namun ia menjauh dari kesenangan dunia untuk mencari kemuliaan”.

Abul Husain bin Bunan.

Abul Husain bin Bunan semarga dengan Abu Sa’id Al-Kharraz. Dia termasuk tokoh dan guru besar di Mesir.

Diantara mutiara nasihatnya adalah :

1. Setiap orang sufi hatinya selalu damai dan tenang menetapi amalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, dan tanda kedamaian hatinya adalah jika ia telah meyakini kekuasaan Allah SWT dari kemampuan dirinya.

2. jauhilah akhlak yang rendah sebagaimana kamu menjauhi hal yang haram.

Ali Al Buasanji

Namanya Abul Hasan Ali Ahmad bin Sahal Al-Busyanji wafat pada tahun 348 H/959 M, dia adalah salah seorang pemuka Khurasan dan pernah bertemu Abu Utsman, Ahmad bin Atha’, Ahmad Al Jariri, dan Abu Amr Ad-Dimasyqi

Diantara mutiara nasihatnya adalah :

1. pernah ditanyakan kepadanya tentang muru’ah (menjaga kehormatan) maka dijawabnya, “Janganlah memakai apa saja yang diharamkan untukmu dan bergaulah dengan orang-orang shaleh”.

2. Seseorang pernah berkata kepadanya, “berdoalah kepada Allah SWT untuk saya”. Maka iapun berdoa, “Semoga Allah SWT melindungi dirimu dari fitnahmu”.

3. Awalnya iman tergantung dengan detik akhirnya.

Muhammad At-Turmudzi.

Namanya adalah Abu AbduLlah Muhammad bin Ali At-Tirmidzi , teramsuk tokoh dan guru besar dan memiliki beberapa karya tulis tentang sosiologi. Dia bersahabat dengan Abu Turab An-Nakhsyabi, Ahmad bin Khadrawaih, Ahmad bin Al-Jala’, dan yang lainnya.

Diantara mutiara nasihatnya adalah :

1. Pernah ditanyakan kepadanya tentang manusia maka dijawabnya, “Makhluk yang sangat lemah dan banyak kesalahan”.

2. Saya tidak punya uraian satu huruf pun tentang suatu karya tulis. Saya juga tidak suka disebutkan nama saya untuk suatu karya tulis. Akan tetapi apabila hati saya penuh masalah maka saya menikmatinay dengan menulis”.

10 Juni 2008 - Posted by | Manakib Aulia yang lain

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: