بسم الله الرحمن الرحيم

Mata para wali memandangimu dari tempat mereka masing-masing

Syaikh Abdul Qadir Al-Jilli berkata, “Ibadah haji pertamaku aku lakukan pada saat aku masih muda dan sedang melaksanakan tajrid (Pelepasan). Saat aku tiba di daerah Umm A-Qurn aku bertemu Syaikh Uday bin Musafir yang juga masih muda. ‘Mau kemada engkau ?’ Tanya syaikh Uday kepadaku.
‘Makkah Al-Musyarafah’. Jawabku.
‘Apa engkau bersama seseorang ?’
‘Aku sedang melaksanakan tajrid jawabku.’
‘begitu juga diriku’. Ujarnya. Kemudian kami berdua melanjutkan perjalanan.
Ditengah perjalanan kami berjumpa seorang wanita kurus dari habsyi. Dia berhenti di depanku dan memandangi wajahku lalu kemudian berkata, ‘Anak muda, dari manakah engkau ?’
‘Orang ‘ajam yang tinggal di Baghdad’. Jawabkku.
‘Engkau telah membuatku lelah hari ini’.
‘Kenapa?’.
‘Satu jam yang lalu aku berada di Habsyi (Ethiopia) kemudian Allah Ta’ala menunjukkan hatimu kepadaku sekaligus anugerah-Nya kepadamu yang belum pernah aku saksikan diberikan-Nya kepada selain dirimu……….READ MORE

11 Mei 2008 - Posted by | Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: