بسم الله الرحمن الرحيم

Leukimia

 tughra_turkey_1845.jpg

Leukimia dan Retinablastoma Banyak Diderita Anak-Anak

Kamis, 3 Juni, 2004 oleh: Siswono
Leukimia dan Retinablastoma Banyak Diderita Anak-Anak
Gizi.net – SEJAUH mana Anda mampu mengenali kanker pada anak? Pertanyaan tersebut, meskipun terkesan sangat ringan, tetapi sesungguhnya bermakna besar. Selama ini, berdasarkan data ilmiah, hampir sekitar 70% gejala kanker pada anak terlambat diketahui oleh orang tua, dan biasanya dibawa ke dokter dalam keadaan akut. Padahal, kemampuan penanggulangan kanker dapat diperbesar probabilitasnya dengan deteksi dini.

Menurut dr Endang Windiastuti dari Divisi Hematologi-Onkologi RSUPN Cipto Mangunkusumo, umumnya tipe kanker yang terjadi pada anak adalah leukimia (kanker darah) dan retinablastoma (kanker mata). Penyebabnya, lanjutnya, terkait dengan lingkungan, antara lain sinar radioaktif, faktor genetik, hingga pola makan.

“Namun, hingga kini belum ada penyebab utama,” ujarnya. Lokasi terjadinya kanker pada anak, terangnya, juga sangat tersebar, yaitu di sumsum tulang belakang, perut, kelenjar, dan tulang mata.

Gejala awal pada anak yang menderita kanker umumnya akan merasakan demam berkepanjangan, nyeri tulang, pembesaran getah bening, dan penurunan nafsu makan.

Pada stadium lanjut, jelasnya, kanker pada mata akan ditemukan dengan simptom bola mata menonjol keluar. Sedangkan kanker pada rongga perut diperlihatkan dengan bentuk pembesaran perut yang keras disertai adanya benjolan. Sementara kanker otak, pada tingkat tinggi akan membuat anak menderita muntah dan gangguan koordinasi gerak sehingga sulit berjalan. Pada kanker tulang, tuturnya, ditandai dengan nyeri luar biasa dan pembengkakan persendian.

Dari semua jenis kanker yang banyak diderita anak, hanya leukimia dan kanker mata yang sudah bisa ditangani. Menurut dr Srie Enggar dari bagian anak Rumah Sakit Fatmawati Jakarta, usia terbanyak yang menderita leukimia adalah anak berusia 3-5 tahun. Prevalensi insiden kanker yang epidemik ini, lanjutnya, terjadi pada tiap 4 anak per 100 ribu anak yang berusia di bawah 15 tahun.

“Anak lelaki berpeluang dua kali lipat lebih besar terkena kanker darah,” ucapnya.

Lebih lanjut, Sri mengatakan bila tidak cermat, gejala kanker pada anak mirip dengan penyakit biasa seperti hepatitis atau kelainan tulang. Pemeriksaan yang dilakukan, menurutnya, harus saksama melalui anamnesa, yaitu meminta keterangan dari keluarga, dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik dan fungsi faal tubuh.

Metode pengobatan yang dapat dilakukan, lanjutnya, dengan kemoterapi, obat-obatan, operasi pengangkatan sel kanker, serta radioterapi untuk mereduksi besaran kanker. Pilihan strategi penyembuhan, tuturnya, sangat bergantung pada tahapan yang telah dilalui pasien.

Nutrisi

Pemberian gizi yang tepat sangat penting dalam meningkatkan daya tahan tubuh pada pasien kanker. Sebab problema pasien kanker adalah penurunan berat badan yang cukup drastis dan berkurangnya daya tahan tubuh.

Menurut ahli gizi RS Kanker Dharmais (RSKD) dr Ririn Hariani MS, dukungan nutrisi bagi pasien kanker harus dimulai sejak sebelum pengobatan. “Berapa nilai nutrisinya memang harus diukur sesuai kebutuhan pasien itu. Kebutuhan nutrisi bagi pasien kanker tetap dilihat dari tinggi berat badan dan kondisi organ tubuhnya.”

Ririn membenarkan bahwa orang terkena kanker akibat kelebihan lemak dan protein. “Pasien kanker boleh makan apa saja asalkan disesuaikan dengan kondisi badannya.”

Ia memberi contoh pasien kanker yang mengalami komplikasi pada ginjal harus mengonsumsi makanan rendah protein agar tidak merusak ginjal. Pasien kanker yang mengalami gangguan pada jantung maupun pembuluh darah vena sebaiknya mengurangi makanan berlemak.

Menurutnya, selama ini penderita kanker umumnya kelebihan lemak dan protein tinggi. Postur tubuhnya pun menjadi gemuk karena di sana-sini banyak sekali timbunan lemak.

“Oleh sebab itu, sangat dianjurkan agar pasien kanker makan makanan bervariasi. Banyak makan serat berupa sayuran hijau dan buah-buahan segar.”

Kebutuhan lemak di dalam tubuh orang sehat sebanyak 20%-30% dari total kebutuhan kalori tubuh. “Tetapi bukan berarti pasien kanker tidak boleh mengonsumsi lemak. Ini pandangan keliru. Kebutuhan lemak tetap ada asalkan jumlahnya dikurangi. Minyak pun harus dikurangi.”

Cuma, lanjutnya, pada pasien kanker kebutuhan serat harus diperbanyak, seperti sayuran hijau dan buah-buahan. Kebutuhan serat dan vitamin ini sebagai antioksidan melawan radikal bebas.

Pada prinsipnya pasien kanker tetap harus mengonsumsi zat gizi yang seimbang dan sesuai dengan kebutuhan tubuhnya. “Dengan nutrisi yang lengkap ini bisa membantu menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah terinfeksi.”

Ririn menambahkan, makanan yang mengandung zat pengawet dan pewarna sangat tidak dianjurkan. Diakuinya sayuran mentah seperti lalapan sangat bagus untuk nutrisi pasien kanker. Pasalnya, sayuran mentah masih memiliki kandungan gizi yang utuh. “Tetapi harus diingat pula bahwa sekarang ini sayuran mentah banyak mengandung pestisida, maka sebaiknya dicuci bersih.”

Ia menilai sayuran yang dimasak pun cukup baik kandungan gizinya asalkan proses pemasakannya tidak terlalu lama.

Untuk menghindari penyakit kanker, Ririn mengingatkan pasien wajib menghindari makanan yang diasap, asin, dan dibakar. ”Jadi, sebaiknya hindari makanan yang dibakar seperti satai, ayam bakar, bandeng asap, sampai ke makanan yang terlalu asin.”

Pemberian nutrisi pada pasien kanker memang tidak mudah, terlebih mereka yang menjalani kemoterapi. Pada umumnya selera makan pasien akan turun, perut terasa mual dan muntah, serta mulut terasa pahit.

Diakui Ririn, pasien yang habis menjalani kemoterapi memiliki problem dalam mengonsumsi makanan. Oleh sebab itu, dukungan nutrisi ini harus dilakukan dengan berbagai cara. Sering kali pasien mengalami sariawan, maka pemberian nutrisi melalui pipa yang disambungkan ke dalam lubang hidung atau lambung.

Selain makanan yang bergizi dan kaya serat, pasien diminta tetap melakukan olahraga ringan seminggu tiga kali, makan teratur, istirahat teratur, dan menjaga berat badan. (YD/Nda/V-1) 

25 Oktober 2007 - Posted by | Kesehatan

12 Komentar »

  1. penyakit leukimia bisa disembuhkan tidak??
    selain di kemo??

    Komentar oleh eka | 14 Juni 2008 | Balas

  2. Di dalam agama Islam memiliki prinsip tidak ada sesuatu yang tidak ada solusinya. Kullu Daa’in Dawaa’- Setiap penyakit pasti ada obatnya. Kami sarankan pengobatan secara medis tetap dilakukan yaitu dengan kemo terapi. akan tetapi ada baiknya juga mencoba alternatif. Saya anjurkan saudara untuk mengunjungi praktek pengobatan / pemecahan solusi masalah kepada Bp. KH Evi AbduRrahman Saleh dengan alamat Kampung Kenjeran Kretek Wonosobo (Belakang Pasar Kretek Wonosobo). Praktek buka hanya pada hari minggu. sekitar jam 10 pagi sdr harus sampai di sana dan, dan sesampainya di sana tanya tatacara pengobatan kepada orang-orang yang hadir di sana. pengalaman saya pribadi, saya ditolong oleh beliau baik dalam hal solusi masalah atau yang lain, alhamduliLlah 99 % berhasil dikabulkan oleh Allah. Dan keunikan di majlis beliau, diantara beratus-ratus tamu yang hadir semua tidak mengutarakan maksudnya atau keperluannya kepada beliau akan teteapi beliau sendiri langsung tahu apa yang di perlukan/kebutuhan orang-orang yang hadir. misalnya beliau berkata, “Anda menderita penyakit ini..dan ini.., atau beliau berkata anda ingin menjual tanah, dan minta harga sekian..ini paling laku Rp…. dan lain-lain keperluan”. pada intinya beliau tahu semua kehendak para tamu…. Jawaban ini saya buat tanggal 30 Juni 2008. Semoga beliau diberi panjang umur sehingga banyak menolong umat, tidak saja umat Islam akan tetapi banyak juga umat dari agama lain yang datang meminta berkah beliau.

    Komentar oleh masharryy | 30 Juni 2008 | Balas

    • ass wr.wb

      minta tolong kirimkan alamatnya bapak K.H.Evi abdur rahman saleh yg di Solo or tlp yg bs dihubungi sbb ada kakak saya yang sakit dan ingi minta tolong disembuhkan.

      Sebelumnya saya ucapkan banyak terima kasih

      wasalam

      bamstrio

      Komentar oleh bamstrio | 29 Juni 2009 | Balas

  3. pak saya minta nomer telpon bapak… saya perlu bantuan bapak ….

    Komentar oleh Riani | 21 Juli 2009 | Balas

  4. Ass wr wb,
    Boleh minta info contact person dari bapak KH Evi Abdurrahman Saleh?
    Saya ingin tahu info apakah beliau masih praktek? Jika ya, apakah tiap minggu?

    Terima kasih

    Komentar oleh Ari | 24 Juli 2009 | Balas

    • assalamu’alaikum wr. wb.
      mau minta tolong untuk alamat praktek di solo atau jogja ada ndak ya, masalahnya ada keluarga yang ingin berobat ke beliau bp. Evi Abdurrahman S.
      wassalam

      Komentar oleh Darli | 31 Agustus 2010 | Balas

  5. Ass,, Wr, Wb,
    Untuk saudaraku yang tertimpa sakit dalam bentuk apapun,,,
    Tidak usah risau, Allah memberikan penyakit pasti ada obatNya.
    salah satu pengobatan Alternatif Melalui Bapak K. H Evi Abdurahman Saleh..
    Alhamdulilah sudah banyak pasien yng sembuh oleh Allah atas pertolongan Beliau.
    Sekarang 2011 Bapak Berusia 65 Tahun,,
    Mohon Doa Nya beliau diberi kesehatan dan Umur yang panjang. Karena banyak sekali yang membutuhkan pertolonganNya.
    Mulai 2011 Praktek dibuka tiap minggu jam 10 jadi sebelum Jam 10 kita sudah berada disana untuk mengikuti Doa Bersama syarat syahnya proses penyembuhan. Terima kasih..
    Mudah-mudahan bermanfaat.
    Wass,,

    Komentar oleh Raissa Atha | 3 Mei 2011 | Balas

    • Assalamualaikum wr.wb.
      saya sangat berterima kasih sebelumnya atas informasinya, dan kalau boleh, mohon bantuannya untuk lokasi dimana tempat praktek Bpk.KH Evi ketika sedang praktek di Bandung Atau Di Jakarta.
      Roby

      Komentar oleh Roby | 16 Juli 2011 | Balas

    • katanya juga buka praktek disolo?
      hari apa dan jam berapa?tempatnya dimana?
      dulu saya juga pernah kena flek paru2..alhmdulillah sembuh hanya datang sekali saja..
      setelah 20 th saya baru ingat beliau karena kebetulan ada teman saya yang sakit..

      Komentar oleh najib | 22 September 2011 | Balas

  6. sohib yg kasih koment ini..,benar kata mas Hary juga mbak Raissa.saya juga pernah kesana,moga moga beliau tetap diberi kesehatan oleh Alloh juga panjang umur.

    Komentar oleh jefri ship | 17 Juli 2011 | Balas

  7. yg nanya alamt praktek jogja,tanya langsung aja ama mas Hary,sepertinya dia tahu.

    Komentar oleh jefri ship | 17 Juli 2011 | Balas

  8. Ass.wr.wb.
    Mohon info apakah bapak haji buka praktek di Jakarta, solo atau yogya? mohon alamat dan kontak person nya. Semoga Bapak haji selalu diberi kesehatan dan umur panjang. Mohon balasan.
    Wassalam

    Komentar oleh Wiwin Sulistyo W | 9 Februari 2013 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: