بسم الله الرحمن الرحيم

Hany 10 Dinar

5.jpg

Abu Bakar Al-Kaimi dalam kitabnya meriwayatkan bahwa Syaikh Abu Bakar Al-Amri Ad-Daqaq bercerita, “Mulanya aku adalah seorang kusir unta untuk rute makkah. Suatu ketika aku mengantarkan seseorang dari Jailan untuk menunaikan ibadah haji. Saat merasa ajalnya sudah dekat, ia berkata kepadaku, ‘ambilah jubah ini, di dalamnya ada 10 dinar. Ambil juga baju ini dan serahkanlah kepada Syaikh Abdul Qadir Al-Jilli. Mohon kepadanya untuk memohonkan rahmat kepadaku.’ Setelah itu ia meninggal dunia.

 Setibanya di Baghdad, muncul niat jahat dalam hatiku, untuk menguasai semua yang diamanahkan kepadaku. Sebab, selain Allah tidak ada yang mengetahui antara aku dan orang dari Jailan tersebut.

 Selama beberapa saat setelah itu aku hanya berjalan – jalan di kota Baghdad, hingga pada suatu hari aku bertemu dengan Syaikh Abdul Qadir. Aku segera mengucapkan salam dan menjabat tangan beliau. Beliau memegang tanganku dengan keras seraya berkata, ‘Orang miskin, hanya karena 10 dinar engkau khianati Allah dan amanah yang diberikan orang asing tersebut kepadamu dan merampokku’. Seketika aku jatuh pingsan. Dan ketika sadar, sang syaikh sudah berlalu dariku. Aku segera pulang dan mengambil emas serta baju tersebut dan kemudian pergi menemui sang Syaikh.”

25 Oktober 2007 - Posted by | Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: