بسم الله الرحمن الرحيم

Syaikh Abdul Qadir dan Muridnya Yang miskin

 medina-afternoon1.jpg

Syaikh Abu Muhammad Al-Jauni berkata, “Suatu ketika aku menghadap Syaikh Abdul Qadir dalam keadaan miskin. Dan keluargaku sudah tiga hari tidak makan. Aku masuk dan mengucapkan salam untuk beliau, beliau membalas salamku dan berkata, ‘Jauni, lapar adalah salah satu harta dari sang Al-Haq yang tidak akan diberikanNya kecuali kepada yang Ia cintai. Apabila seorang hamba sudah tiga hari tidak makan, Dia akan berfirman, ‘Demi Aku engkau telah bersabar. Demi keagunganKu, akan Aku suapi engkau sesuap demi sesuap dan akan Aku minumkan engkau seteguk demi seteguk’. Saat aku hendak berbicara, beliau memberikan isyarat kepadaku untuk diam, dan kemudian berkata, ‘Apabila seorang hamba ditimpakan bencana oleh Allah kemudian ia tidak menceritakan kesusahannya kepada orang lain, maka ia akan mendapatkan dua pahala. Akan tetapi jika ia menceritakannya kepada orang lain, maka ia akan mendapatkan satu pahala.’ Setelah itu beliau memintaku untuk mendekat dan memberikan sesuatu secara sembunyi-sembunyi . baru aku berniat untuk berbicara, beliau berkata, ‘Diam dan tidak menceritakan lebih utama dan lebih baik daripada kemiskinan’”.

1 Oktober 2007 - Posted by | Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: