بسم الله الرحمن الرحيم

SUHUF 31

SUHUF 31

Allah Azza Wajalla berfirman, “ajalmu menertawakanmu atas panjangnya angan-anganmu. dan Qadha / takdirku menertawakanmu akan ketakutanmu. dan takdirKu menertawakanmu atas usaha kerasmu. Dan pembagianKu menertawakanmu akan keserakahanmu .  Maka sedangkanlah apa yang kau cari dan  berserahlah terhadap QadhaKu, dan takdirKu, dan pembagianKu, karena sesungguhnya rizkumu telah ditimbang dan di takar. Maka bersegeralah melakukan amal untuk akhiratmu, dan ketahuilah sesungguhnya rizkimu di dunia tidak akan dimakan oleh selainmu. Sesungguhnya Kami telah membagi diantara mereka tentenag penghidupan mereka di dunia. dan kami angkat sebagian dari mereka atas yang lain  beberapa derajat. Wahai anak Adam sesungguhnya maut pasti akan datang kepadamu meskipun engkau membencinya.  maka bersabarlah terhadap  hukum Tuhanmu karena sesungguhnya  engkau akan dibangkitkan.  Dan bertasbihlah (sucikanlah nama Tuhanmu)  dengan memuji Tuhanmu ketika engkau bangun pagi.  Dan dari sebagiian malam pujilah Tuuhanmu, Wahaai anak Adam, engkau menghendaki dan Aku menghendaki.  dan tidak ada sesuatu yang wujud kecuali apa yang aku kehendaki.  Wahai sekalian manusia,  barang siapa yang menginginkanKu sesunggguhnya ia mengetahui siapa Aku. Dan baarang siapa yang mengetahui Aku maka pasti ia menginginkanKu.  Dan barang siapa yang menginginkanKu maka pasti ia akan mencariKu.  Dan barang siapa yang mencariKu pasti akan menemukanKu. Dan barang siapa yang menemukanKu paasti ia  akan mengingatKu dan tidak melupakanKu. Dan barang siapa yang mengingatKu dan tidak melupakanKu, maka Aku akan mengingatnya dan tidak melupakannya. . Wahahi anak Adam sesungguhnya engkau tidak dapat mengikhlaskan amalmu sebellum engkau merasakan empat perkara. 😦Mautu ahmar-mati merah, maautu  abyadh-maati putih, mautu ashfar-mati kuning, mautu aswad-mati hitam).  Adapun mati meraha adalah beban hidupmu yang berat yang harus engkau jalani.  Dan amti putih adalah lamanya engkau mambisu atau diam. Adapun mati kuning adalah lamanya engkau mengambil i’tibar atau pelajaran . Adapun mati hitam adalah usahamu melawan hawa nafsu . Sesungguhnya orang-orang yang tersesat dari jalan Allah  maka bagi mereka adzab yang pedih sebeb mereka lupa akan hari perhitungan.

8 September 2007 - Posted by | Suhuf Musa AS.

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: