بسم الله الرحمن الرحيم

Keluhan Di Tenggorokan

Keluhan Di Tenggorokan
BISA KARENA INFEKSI, IRITASI & ALERGI

Jangan pernah abaikan radang atau sakit pada tenggorokan karena dampaknya bisa menyebar ke mana-mana.

Jika sakit di bagian tenggorokan, batuk, susah bernapas, dan kadang disertai demam, pastilah kita menyebutnya radang tenggorokan. Padahal, seperti dijelaskan Dr. Cita H. Murjantyo, Sp.THT, dari RS Internasional Bintaro, jika seseorang datang dengan keluhan tersebut, ada 3 bagian atau organ sekitar tenggorokan yang harus diwaspadai. “Yaitu tenggorokan (faring) sendiri, adenoid yang berada di belakang hidung, dan sepasang amandel di kiri dan kanan tenggorokan (tonsil palatina).”



RADANG TENGGOROKAN

Ada tiga penyebab radang tenggorokan. Masing-masing karena infeksi, iritasi, dan alergi. Gejalanya dapat berupa rasa sakit di bagian tersebut, susah menelan, susah bernapas, batuk, dan demam. “Ada kalanya terjadi pembengkakan di leher,” ujar Cita.

Infeksi yang menyebabkan radang tenggorokan, lanjutnya, bisa bersumber dari 3 hal, yakni kesehatan mulut dan gigi, amandel sebagai sumber infeksi, dan sinusitis. Kurang menjaga kebersihan bagian mulut, khususnya gigi, dapat menyebabkan radang tenggorokan. Gigi yang busuk atau berlubang menjadi tempat berkumpulnya kuman. Kuman inilah yang kemudian masuk ke dalam tenggorokan dan menyebabkan infeksi. “Untuk mencegahnya, harus rajin menjaga kebersihan mulut dan gigi. Kalau ada gigi yang busuk atau berlubang, harus langsung ditangani. Misalnya, ditambal atau dicabut.”

KLIK - Detail Infeksi pada amandel juga dapat menyebabkan terjadinya radang tenggorokan. Amandel sebenarnya sangat berfungsi pada anak usia 4 ­ 10 tahun karena ia merupakan bagian dari pertahanan tubuh. Terutama pernapasan bagian atas. Amandel yang sudah tidak berfungsi lagi akan menjadi tempat berkumpulnya kuman sehingga menyebabkan infeksi pada tenggorokan. (lihat bagian radang amandel).

Sumber ketiga penyebab infeksi tenggorokan adalah sinusitis. “Setiap orang punya beberapa pasang organ yang disebut sinus paranasal, ada di pipi, di dekat mata, di dahi, dan di dekat otak. Jika organ ini meradang, itu yang disebut sinusitis,” terang Cita. Pada orang dengan sinusitis kronis, lendir akan terus-menerus mengalir di belakang tenggorokan dan hidung. Hal ini menimbulkan iritasi ke tenggorokan dan menyebabkan radang.

Radang tenggorokan karena infeksi harus ditangani dengan menyembuhkan sumbernya. “Kalau infeksinya karena gigi, ya, giginya yang ditangani. Demikian juga amandel dan sinusitis. Jika radang tenggorokannya diobati, namun gigi, amandel, atau sinusitis sebagai sumber infeksi tidak ditangani, ya, percuma. Radang tenggorokannya akan kembali lagi, berulang terus,” ungkap Cita.

Selain kuman, radang tenggorokan juga dapat terjadi karena virus, yaitu saat pilek dan flu. Namun, radang tenggorokan akibat pilek dan flu akan hilang dengan sendirinya, seiring sembuhnya penyakit tersebut. “Flu ringan dapat berlomba dengan daya tahan tubuh. Artinya, kalau daya tahan tubuh bagus, dia akan membuat pagar sendiri sehingga tidak selalu perlu antibiotik. Tapi, kalau lebih dari seminggu radang tenggorokan yang menyertai flu tidak hilang, apalagi jika ditambah suara serak, bisa dikategorikan serius. Radang bisa turun ke pita suara,” jelas Cita.

Radang tenggorokan karena kuman dapat menular melalui ludah, sedangkan yang disebabkan virus lewat udara. “Jadi, hati-hati dan perhatikan sekitars apakah ada yang sedang mengalami radang tenggorokan.”

IRITASI & ALERGI
Iritasi juga bisa menjadi biang keladi radang tenggorokan. Hal ini disebabkan makanan yang masuk, yaitu makanan yang terlalu pedas, terlalu asam, terlalu panas atau dingin, dan makanan-makanan yang terlalu bergetah. “Makanan bergetah, contohnya buah-buahan. Jadi, tidak semua buah-buahan aman, khususnya pada mereka yang punya alergi, karena justru dapat membuat iritasi pada tenggorokan.” Untuk mencegahnya, “Sebaiknya tidak makan buah-buahan dalam jumlah terlalu banyak.”

Iritasi juga sering terjadi pada mereka yang bekerja di lingkungan pabrik. Instalasi zat kimia yang dihirup bisa menyebabkan iritasi dan radang pada tenggorokan. Oleh sebab itu, penting sekali memakai masker.

Sementara alergi merupakan reaksi hipersensitif bagi orang yang memilikinya. Alergi dapat disebabkan bermacam hal, seperti makanan dan minuman, obat-obatan tertentu, cuaca, dan debu. Zat yang menyebabkan alergi disebut alergen. Jika alergen masuk ke dalam tubuh penderita alergi, tubuh pun akan mengeluarkan zat-zat yang menyebabkan alergi. Akibatnya, timbul reaksi-reaksi tertentu, seperti gatal-gatal atau batuk-batuk.

Alergi terhadap suatu makanan dapat menyebabkan reaksi sakit pada tenggorokan. Selain itu, radang tenggorokan sering dialami mereka yang alergi terhadap jenis buah-buahan tertentu dan olahannya, semisal jus. “Hati-hati, tidak semua jus aman bagi orang-orang yang mengalami radang tenggorokan berulang karena alergi. Sering batuk dan sakit tenggorokan. Paling sering justru pada jus tomat.”

Minyak goreng bekas juga sering menjadi penyebab alergi dan mengakibatkan radang tenggorokan. “Orang yang alergi terhadap minyak goreng bekas harus selalu mengganti minyak setiap kali akan menggoreng.”

Alergi tidak dapat diobati karena sudah merupakan bawaan dari lahir. Cara yang paling baik untuk menghindari reaksi alergi adalah dengan menghindari penyebabnya dan meningkatkan atau menjaga daya tahan tubuh. “Semakin bagus daya tahan tubuh, semakin rendah kadar kepekaan yang menyebabkan reaksi alergi.”

5 September 2007 - Posted by | Kesehatan

4 Komentar »

  1. Sebelumnya saya bertrimakasih sekali untuk info yang diberikan disini.

    Sy seorang ayah yang memiliki anak laki2 yang berumur 4thn setengah. beberapa hari lalu anak saya mengeluhkan sakit ditenggorokan, dan ketika saya liat tenggorokannya bengkak kiri dan kanan dan antara dinding yang kanan nempel dengan kelenjar.

    Apakah itu termasuk gejala amandel, dan apa bisa disembuhkan apa harus memang melalui jalan oprasi. Kalau bisa disembuhkan biar ga bengkak dan nempel lagi apa obat yang bisa diminum untuk seumuran anak saya.

    Jawabannya sangat tunggu, dan saya ucapkan trimakasih sebelumnya.

    Salam

    Chandra & Keluarga

    Komentar oleh Chandra | 13 Oktober 2008 | Balas

  2. Saya sarankan saudara berobat di balai pengobatan Bp. KH Evi AbduRrahman Saleh, Ds. Kenjer Kretek Wonosobo Jawa-Tengah. praktek setiap hari minggu, tidak pada hari yang lain. Disana ada praktek pengobatan segala macam penyakit, konsultasi problema apa saja termasuk pengobatan penyakit amandel tanpa operasi. hanya di urut sebentar tidak sampai 1 menit dapat dilihat hasilnya amandel langsung hilang. Dahulu Kami sering kesana dan nyata hasilnya. setiap problem atau penyakit beliau langsung tahu tanpa kita menyebutkan penyakit atau problem yang kita hadapi. Banyak berkah dari beliau dan tidak akan percaya kalau tidak melihatnya sendiri. jawaban ini sesuai tanggal di bawah, dan beliau sekarang berumur kira-kira 55 tahun.

    Komentar oleh Ashari | 13 Oktober 2008 | Balas

  3. Saya seorang ayah yang mempunyai anak laki2 yang berumur 8thn. belakangan ini anak saya menderita amandel dan berdasarkan diagnosa dokter harus diangkat karena sangat mengganggu perkembangan tubuhnya dll.

    Sebelum kami memutuskan untuk diangkat amandelnya, kami ingin mencoba untuk mencarikan alternatif lain selain dokter dan apakah Bapak K.H. Evi Abdurrahman bisa tanpa melalui oprasi.

    Saya tinggal di Bandung, apakah ada balai pengobatan KH.Evi Abdurrahman yang di Bandung atau paling tidak di Jakarta. Kami mohon informasi lengkap untuk alamat di Bandung atau Jakarta.

    Jawabannya sangat kami tunggu, atas perhatiannya saya ucapkan trimakasih.

    Salam

    Heryanto & Keluarga

    Komentar oleh Heryanto | 31 Maret 2010 | Balas

    • Untuk Praktek Bp KH Evi Abdurrahman Saleh di bandung dan di Jakarta ada, sekitar 2 minggu sekali, tetapi alamatnya kami tidak tahu

      Komentar oleh Ashari | 1 April 2010 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: